• Berita Terbaru

    Ridwan Kamil Hadiri Peringatan Hari Perhubungan Nasional Di Kabupaten Bekasi


    Kabupaten Bekasi, 19/9/2019 - Peringatan Hari Perhubungan Nasional tingkat Provinsi Jawa Barat yang tahun ini digelar di Kabupaten Bekasi, menjadi momentum bagi Pemerintah agar terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang transportasi publik.

    Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Upacara Hari Perhubungan Nasional yang digelar di Plaza  Pemda Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi Cikarang Pusat. Kamis (19/9/19).

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bertindak sebagai Inspektur upacara mengatakan pemerintah tengah giat membangun infrastruktur transportasi publik di Jawa Barat. Langkah yang terpenting yang harus dilakukan pemerintah harus terus memotivasi warga untuk menggunakan transportasi publik.

    Terlebih katanya, pihaknya bersama pemerintah pusat terus mengembangkan transportasi bagi masyarakat. Diantaranya, empat jalur kereta api sedang dihidupkan kembali, yakni jalur Pangandaran, Garut, Sumedang, dan Ciwidey. Juga Kereta api cepat LRT sudah progres dan menurutnya 2021 akan bisa beroperasi. 

    "Bandara Kertajati sudah beroperasi, bandara di Sukabumi sedang proses visibility study, pengembangan bandara di Pangandaran sedang dilelang investasi. Juga pembangunan Tol Cisumdawu, Bocimi, dan jalan pararel Tol Bekasi," katanya

    Lebih lanjut, Emil sapaan akrabnya mengatakan, dalam teori tata kota tata wilayah kalau kita hanya mengandalkan pergerakan dengan kendaraan pribadi, kita hanya menunggu beban masalah itu akhirnya mencapai puncaknya lagi. "Nanti macet lagi, jalan dilebarkan lagi, macet lagi. Mari kita dukung inovasi-inovasi yang sifatnya adalah untuk transportasi publik," katanya.

    Menurutnya, disemua negara maju bisa disaksikan bahwa 70 persen warganya menggunakan transportasi publik dan 30 persen menggunakan kendaraan pribadi. Namun hari ini di Indonesia katanya, masih terbalik. Mayoritas masih menggunakan kendaraan pribadi minoritas menggunakan transportasi publik.

    "Sektor transportasi masih banyak tantangan yang harus kita hadapi bersama, antara lain berkenaan dengan penataan transportasi perkotaan, konektivitas antar wilayah, pengelolaan angkutan barang, dan transportasi yang berkeselamatan. Mengahadapi tantangan tersebut tentunya memerlukan kerjasama dari seluruh stakeholder, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta maupun masyarakat," ucapnya.

    Dirinya juga meminta kepada seluruh kepala dinas perhubungan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan transportasi sehingga konsep transportasi terintegrasi segera terwujud. Pengembangan transportasi massal merupakan salah satu solusi untuk penataan transportasi perkotaan sebagaimana dilakukan oleh kota-kota besar di negara lain.

    "Transportasi masal yang dapat dikembangkan ini bisa berbasis rel maupun jalan raya. Saat ini pemerintah provinsi jawa barat terus melakukan kajian dan inovasi terkait hal tersebut. Diharapkan nantinya tercipta transportasi masal yang lebih ramah lingkungan," ujarnya.

    Emil juga mensyukuri pada Hari Perhubungan Nasional ini karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha Pangripta. Sedangkan Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Kuningan menerima Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan RI.

    Diakhir upacara Gubernur juga mengunjungi mobil pelayanan bank BJB serta meninjau mobil listrik pengganti bajaj. (uc)

    No comments

    Post Top Ad

    header ads

    Post Bottom Ad

    header ads